Skip to main content

Satu, Dua Ribu Dua Puluh

dadaku sesak dipenuhi tanda tanya,
resah bagaimana hari esok datang membawa jawab lewat sebuah peristiwa

caranya mungkin mengejutkan,
tapi terpenting ialah ragu yang terpecahkan

aku harus melawan, terus melawan
hingga ia tak lagi merajalela
dari kepala, lalu merasup ke jiwa

semoga patahku jadi sebuah rangkai sesuatu,
yang menyatu tanpa lelah waktu


- S.

Comments